Senin, 02 Desember 2019

pentinganya mengembangan kualitas SDM


Pentingnya Membangun Pengembangan SDM yang Berkualitas
Salah satu indikator utama negara maju adalah negara tersebut memiliki IPM (Indeks Pembangunan Manusia) yang tinggi. IPM pun dinilai dari bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya dll. Ranking atau urutan negara berdasarkan IPM dapat dilihat pada halaman wikipedia atau halaman web lainnya yang dapat diakses melalui situs www.google.com. Terkait IPM, memang harus dibahas mulai dari hulu sampai hilir. Target generasi emas 2045 ya tinggal 26 tahun lagi mulai dari tahun 2019. Artinya generasi emas yaitu anak yang kelahirannya dimulai dari tahun 2000 hingga sekarang. Pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Selama ini kita hanya fokus dengan proses peningkatan untuk bidang pendidikan, kesehatan, sosial dan lain lain untuk meningkatkan IPM suatu Negara. Selama ini kita hanya membaca angka dan grafik pada data atau dokumen dari berbagai sumber (entah indikator dan kevalidan sumber data dari mana diperoleh dan bagaimana metode perhitungannya). Output (keluaran) yang diharapkan adalah meningkatnya kualitas SDM mulai dari bidang pendidikan, ekonomi, sosial dan lain lain.
Untuk meningkatkan SDM itu sendiri terdapat beberapa strategi, salah satunya adalah strategi yang di paparkan menurut Sarwono 1993, yang antara lain adalah :
1.      Melalui pelatihan
Pelatihan bertujuan untuk mengembangkan individu dalam bentuk peningkatan keterampilan, pengetahuan dan sikap.
2.      Pendidikan
Pengembangan SDM melalui pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerja, dalam arti pengembangan bersifat formal dan berkaitan dengan karir.
3.      Pembinaan
Pembinaan bertujuan untuk mengatur dan membina manusia sebagai sub sistem organisasi melalui program-program perencana dan penilaian, seperti man power planning, performance apparaisal, job analytic, job classification dan lain-lain.
4.      Melalui Pembinaan Sistem
Perubahan sistem memiliki tujuan untuk menyesuaikan sistem dan prosedur organisasi sebagai jawaban untuk mengantisipasi ancaman dan peluang faktor eksternal.
Dalam pengembangan SDM tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena hal ini menyangkut kualitas SDM untuk sebuah organisasi atau perusahaan. SDM yang berkualitas akan membantu perusahaan untuk dapat lebih berkembang dan mencapai tujuan perusahaan. Sedangkan untuk strategi yang dilakukan oleh pihak perusahaan agar dapat menghasilkan SDM yang berkualitas untuk perusahaannya adalah sebagai berikut:
1.      Dalam pengembangan SDM tidak boleh dilakukan secara sembarangan karena hal ini menyangkut kualitas SDM untuk sebuah organisasi atau perusahaan. SDM yang berkualitas akan membantu perusahaan untuk dapat lebih berkembang dan mencapai tujuan perusahaan. Karyawan juga butuh dihargai dengan menyediakan tempat untuk mencurahkan semua ide dan gagasan yang mereka punya. Tidak dipungkiri bahwa karyawan juga memiliki ide dan gagasan yang lebih fresh dan lebih potensial. Dengan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menyalurkan ide mereka, berarti membiarkan karyawan tersebut berkembang dan mengembangkan potensi yang mereka miliki.
2.      Memberi Penghargaan, pemberian penghargaan merupakan satu bentuk apresiasi yang diberikan oleh perusahaan kepada karyawannya. Dengan adanya pemberian penghargaan kepada karyawan berprestasi, hal tersebut akan membuat karyawan lainnya termotivasi untuk dapat menjadi lebih baik. Hal tersebut akan memberi kontribusi besar terhadap perusahaan dalam mengembangkan perusahaannya.
3.      Mengadakan Pelatihan, Pelatihan dilakukan bukan semata-mata untuk pribadi karyawannya saja, namun juga perusahaannya. Perusahaan tidak akan berkembang tanpa karyawan yang memiliki keterampilan dan minat kerja yang tinggi. Dengan adanya pelatihan, diharapkan mampu menggali potensi para karyawan dan mengembangkan keterampilan yang mereka miliki.
Demikian beberapa strategi pengembangan SDM untuk membentuk SDM yang berkualitas yang memiliki keterampilan dan meningkatkan kemampuan dalam bekerja.

Sumber :
https://www.kompasiana.com
https://pakarkinerja.com/cara-membuat-strategi-pengembangan-sdm/

Rabu, 13 November 2019

FUNGSI MANAJEMEN PADA PT. PERTAMINA


FUNGSI MANAJEMEN PADA PT. PERTAMINA
A.    Perencanaan (Planning)

VISI dan MISI
Visi: Menjadi Perusahaan Energi Nasional Kelas Dunia. Misi: Menjalankan usaha minyak, gas, serta energi baru dan terbarukan secara terintegrasi, berdasarkan prinsip-prinsip komersial yang kuat.

Untuk mewujudkan Visi Perseroan sebagai perusahaan kelas dunia, maka Perseroan sebagai perusahan milik Negara turut melaksanakan dan menunjang kebijakan dan program Pemerintah di bidang ekonomi dan pembangunan nasional pada umumnya, terutama di bidang penyelenggaraan usaha energi, yaitu energi baru dan terbarukan, minyak dan gas bumi baik di dalam maupun di luar negeri serta kegiatan lain yang terkait atau menunjang kegiatan usaha di bidang energi, yaitu energi baru dan terbarukan, minyak dan gas bumi tersebut serta pengembangan optimalisasi sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan barang dan/atau jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat serta mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas.

Misi Perseroan menjalankan usaha inti minyak, gas, bahan bakar nabati serta kegiatan pengembangan, eksplorasi, produksi dan niaga energi baru dan terbarukan (new and renewable energy) secara terintegrasi.

B.      Pengorganisasian (Organizing)

Pertamina mendefinisikan modal intelektual dalam tiga kategori, yaitu pertama, Human Capital dengan melakukan evaluasi dan monitoring memalui Talent pool serta diskusi melalui Community of Practice (CoP). Kedua, Enterprise Capital melalui Sistem Tata Kerja (STK), sistem manajemen, HAKI dan pengelolaan asset pengetahuan. Terakhir, Customer Capital, setiap tahunnya Pertamina menyelenggarakan customer loyalty dan customer satisfaction survey.Dengan adanya modal intelektual Pertamina mampu meningkatkan bisnisnya pada energi panas bumi, mengakuisisi beberapa blok di dalam negeri, dan bermain di Coal Bed Methane (CBM).

C.     Pemotivasian (Motivating)
     Salah satu cara yang dilakukan,  dengan memperkuat kecerdasan spiritual karyawan melalui  Personal Transformation Program.  Program pelatihan sumber daya manusia ini  dimaksudkan agar  motivasi diri dan kebahagiaan secara spiritual karyawan lebih meningkat. Apalagi para karyawan berkomitmen mem­pertahankan produksi migas di Lapangan Sukowati dan Lapangan Mudi  tetap berada di kisaran angka sekitar 11.000 hingga 12.000 barrel per hari.
   
    General Manager JOB PPEJ Akbarsyah mengatakan, kematangan cara pandang, berpikir dan emosional karyawan sangat mempengaruhi hasil pekerjaan. “Kematangan emosi dan spiritual bisa menentukan keberhasilan dan yang menjadi cita-cita kita semua. Pelatihan dilakukan dengan tujuan agar pekerja dapat mengoptimalkan sikap positif sehingga dapat bekerja lebih baik secara individu maupun tim,” lanjutnya.
   
    Ia menambahkan, manajemen juga bertanggung jawab terhadap kebahagiaan spiritual pekerja, sehingga memandang sebuah pe­kerjaan bukan sebagai beban. “Pekerja dapat memaknai setiap tantangan yang datang sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri sehingga dapat bekerja dalam tekanan.”

D.    kepegawaian (Staffing )

Melakukan perencanaan kebutuhan akan sumber daya manusia dengan menentukan berbagai pekerjaan yang mungkin timbul. Yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan perkiraan/forecast akan pekerjaan yang lowong, jumlahnya, waktu, dan lain sebagainya.

Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.

E.     Pengendalian (controlling)

disadari bahwa hampir semua kegiatan operasi rig, operasi pemboran dan kerja ulang memiliki resiko yang tinggi sehingga perlu metode–metode dan prosedur kerja untuk mengurangi resiko tersebut. semua pekerja, kontraktor atau pemasok yang bekerja untuk pt. pertamina drilling services indonesia diharuskan mempelajari, memahami dan mematuhi manual, prosedur dan aturan hse perusahaan, standar praktis industri sejenis, serta peraturan dan perundang–undangan pemerintah yang berlaku. dengan begitu pertamina juga mengeluarkan beberapa kebijakan, sebagai contoh : 1. kebijakan larangan pemakaian narkoba, minuman keras dan merokok 2. kebijakan mutu

Rabu, 23 Oktober 2019

Tugas dan Wewenang Direktur Pemasaran Korporat PT. Pertamina


Direksi merupakan organ tata kelola yang bertanggung jawab ada kepengurusan perusahaan untuk kepentingan dan tujuan perseroan. Direksi bertugas menetapkan arah tujuan perseroan, menetapkan kebijakan serta upaya-upaya pencapaiannya. Berikut adalah beberapa anggota direksi yang terdapat dalam PT. Pertamina :
1.      Direktur Utama
2.      Direktur Hulu
3.      Direktur Pengolahan
4.      Direktur Pemasaran Korporat
5.      Direktur Logistik, Supply Chain, dan Infrastruktur
6.      Direktur Megaproyek, Pengolahan, dan Petrokimia
7.      Direktur Perencanaan, Investigasi, dan Manajemen Risiko
8.      Direktur Keuangan
9.      Direktur SDM
10.  Direktur Manajemen Aset

TUGAS DAN WEWENANG DIREKTUR PEMASARAN KORPORAT
Basuki Trikora Putra menjabat sebagai Direktur Pemasaran Korporat berdasarkan Surat Keputusan no. Keputusan Mentri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK- 97/MBU/04/2018, tanggal 20 April 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan PT. Pertamina.
Tugas dan Wewenang yang dilakukan :
1.      Menyusun strategi dan mengoptimalkan segmentasi pasar secara efektif
2.      Mengelola, mengoptimalkan dan mengembangkan bisnis pemasaran dan penjualan produk meliputi pengembangan pasar, ekspansi bisnis yang berorientasi B2B.

Rabu, 03 Juli 2019

the final meeting (Participles as Adjective, Parallel Construction, Preposition Combination, Two word and Three word)


Member 1 by Fitria Syavira Harani ( 22216900 )
Partciples as Adjective : Present Participles or Past Participles
1.      I am interested in reading the book Accounting Game: Basic Accounting Fresh from the Lemonade Stand.
2.      Yena looks so tired when she got home last night after work for a week in Singapore.
3.      I am frightened of my boss because he is so perfectionist.
4.      The speaker of the seminar talk too much, so I am bored.
5.      We were really disappointed by the service of Mazela Hotel.
6.      Rafly is calling me to make sure that we have an appointment for a meeting at Yazaya Restaurant tomorrow.
7.      Zizi Company will arriving at our company tomorrow by 10 am.
8.      Silla will not attending the Bella's Birthday Party because she is going to Switzerland to take an interview test.
9.      Raina receiving a special package from Mr. Joo as a gift for employee of the month.
10.  Shima studying so hard until late night because she want to get a scholarship at Harvard University.
Member 2 by Rakha Khansa Sakila Putri Malik ( 26216032 )
1.      Registering, analyzing, and reporting are activities performed in accounting division.
2.      Written test, aptitude test, and physical test are activities for recruiting employees.
3.      As the tax consultant, mr. Choi not only can make an output tax invoice but also make an input tax invoice.
4.      Mr. Park not only have a property business but also a transportation business.
5.      Either Bandung or Surabaya will be an outing employee destination.
6.      Either Flecya or Siska will be transferred to the leasing division.
7.      Neither today nor the day after tomorrow is company's anniversary.
8.      Neither production division nor marketing division that makes profit report.
9.      Both the central head and the branch head are doing routine meeting.
10.  SOHO company had a branch office both in Japan and in Korea.
Member 3 by Salma Nur Azizah ( 26216775 )
Preposition Combinations
1.      Jane worried about the final decision she made to end up her career.
2.      Robert is responsible for the loss of his company.
3.      The CEO is really care about his employees prosperity.
4.      Tiffany complains about the bill she received from the waiter.
5.      Chris is satisfied with the profit of his company has made this year.
6.      Unfortunately, Kate doesn’t get the information about the relation of Bara to corruption case that is being handled by her.
7.      The financial report is based on all the transactions for the past 12 months.
8.      I agree with James to fix all the equipment instead of buy the new one.
9.      Mr. Gru talks about the advantage of being a business partner with his company.
10.  Satria is good at negotiation with the client.
Member 4 by Susanto ( 27216207 )
1.      He’s married to an Australian woman.
2.      The movie is very similiar to the book
3.      Im interested in cooking
4.      The teacher was disappointed in the behavior of the class.
5.      She was highly skilled in physics and chemistry.
6.      Im surprised at how fast my students are learning.
7.      My mother is angry at me because i forgot her birthday
8.      Jamila is good at songwriting and painting.
9.      He’s terrible at math – he failed the class twice!
10.  Playing memory games is excellent for improving your brain function.
Member 5 by Ayu Amelia ( 21216232 )
Two Word / Three Word Verb
1.      We can’t go on with the project without them.
2.      I am looking forward to discuss the development plan next year.
3.      He was the only one who standed up for you.
4.      Make sure of data before making any decision.
5.      I will send you a report after i get through with the project.
6.      The manager work out the problem of condition decline in the company’s finances.
7.      He didn’t think through the consequences of his options.
8.      I was very happy to run across find a month-end report book in the director’s room.
9.      She wants to turn into a millionaire in about 5 years.
10.  He never backs down from a confrontation.
Member 6 by Christina Meylani Gisela ( 21216608 )
1.      You can call off the contract within a few days.
2.      Before you apply your job application, you better find out about working in construction.
3.      Before you buy a used car, you need to look it over thoroughly.
4.      The man has decided to close his business down.
5.      He’s taken up the post of supervisor in my company.
6.      I will ask my secretary to set up a meeting to discuss it.
7.      The cooperation between the companies broke down after two years.
8.      Because the cost of fuel has been expensive, many entrepreneur drives down the production cost.
9.      After ten years working at the company, his father has decided to stand down.
10.  On the New Year’s Eve many seller bring down the price of their product.